Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Terbuka (UT) dirancang untuk mendukung pembelajaran yang fleksibel, terstruktur, dan berbasis teknologi. Kegiatan belajar di prodi ini menggabungkan berbagai pendekatan untuk memastikan bahwa mahasiswa dapat mengakses pembelajaran dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik secara daring, tatap muka, maupun kombinasi keduanya. Berikut adalah rincian kegiatan belajar yang dilaksanakan:
- Pembelajaran Tatap Muka dan Daring
Kegiatan belajar di Program Studi Pendidikan Kimia mengadopsi model pembelajaran blended (kombinasi antara tatap muka dan daring). Mata kuliah yang membutuhkan keterampilan praktikum atau laboratorium dapat diselenggarakan secara tatap muka di laboratorium mitra atau lembaga kerja sama lainnya. Sebaliknya, beberapa mata kuliah teori dan tugas-tugas lain dapat diselesaikan secara daring menggunakan platform pembelajaran online. - Platform Peluru (Pelatihan Utama dan Ruang Utama)
Peluru adalah platform pembelajaran daring milik Universitas Terbuka yang digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Mahasiswa dapat mengakses materi kuliah, berinteraksi dengan dosen, mengerjakan tugas, dan mengikuti ujian secara online. Platform ini mendukung TUTON (Tutorial Online), yang memungkinkan mahasiswa untuk berdiskusi, mengerjakan tugas, serta mendapatkan bimbingan dari tutor tanpa perlu datang ke kampus. Dengan demikian, mahasiswa dapat belajar secara fleksibel sesuai dengan waktu dan tempat yang mereka pilih. - Mata Kuliah Praktikum dan Pengalaman Lapangan
Beberapa mata kuliah dalam Program Studi Pendidikan Kimia memerlukan praktikum atau pengalaman lapangan untuk mengembangkan keterampilan aplikatif mahasiswa.- Praktikum Kimia dilaksanakan di laboratorium mitra dengan hands-on activity, di mana mahasiswa terlibat langsung dalam eksperimen dan praktikum laboratorium. Penilaiannya meliputi proses dan laporan, tanpa ujian akhir (UAS).
- Selain itu, ada juga praktikum online (Praton) yang dilakukan melalui platform elearning.ut.ac.id. Dalam praktikum ini, mahasiswa tetap dibimbing secara sinkronus oleh dosen atau instruktur, meskipun mereka melaksanakan praktikum dari jarak jauh.
- Pengenalan Lapangan Persekolahan dan Pembelajaran Mikro merupakan mata kuliah yang mengharuskan mahasiswa untuk mengajar atau melakukan observasi di sekolah mitra. Penilaian dilakukan berdasarkan praktik di lapangan dan laporan yang dihasilkan.
- Mata Kuliah Pilihan dan Pengembangan Kompetensi
Di semester tertentu, mahasiswa dapat memilih mata kuliah pilihan yang akan mendalami topik-topik tertentu, seperti Biokimia, Materi Kurikuler Biologi Sekolah Menengah, dan Model-Model Pembelajaran Inovatif. Kegiatan ini memberikan mahasiswa kesempatan untuk memperluas pengetahuan mereka di luar mata kuliah inti dan mengembangkan kompetensi yang lebih spesifik. - Evaluasi dan Penilaian Pembelajaran
Proses evaluasi di Program Studi Pendidikan Kimia mengutamakan pengukuran capaian pembelajaran yang berbasis pada kompetensi. Selain ujian akhir semester (UAS), penilaian dilakukan melalui tugas individu, praktikum, dan tugas akhir program sarjana (TAPS). Penilaian Skripsi atau Artikel Ilmiah dilakukan berdasarkan proses pembimbingan dan laporan akhir, yang menekankan kualitas penelitian dan kontribusi ilmiah. - Bantuan Belajar dan Layanan Pendukung
Universitas Terbuka menyediakan berbagai layanan pendukung belajar bagi mahasiswa, termasuk tutorial online (TUTON) yang memungkinkan interaksi langsung dengan tutor, serta praktikum tatap muka dan praktik online yang menggunakan teknologi daring untuk memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan mendalam.
Kegiatan belajar di Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Terbuka memanfaatkan pendekatan yang inovatif dan fleksibel, dengan menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring. Platform Peluru menjadi pusat dari berbagai kegiatan akademik, memastikan mahasiswa mendapatkan dukungan penuh dalam setiap tahap pembelajaran. Dengan adanya berbagai metode pembelajaran, termasuk praktikum, pengalaman lapangan, dan tugas akhir, mahasiswa dilatih untuk menjadi pendidik kimia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan.
